Personal Data

Foto Saya
aL dhimas
put the word in: uncommon
Lihat profil lengkapku

cerita 365 keba(j)ikan: hari kesembilan puluh empat

Senin, 03 April 2017 | Label: | 0 komentar


sudah hampir pukul dua belas siang saat seorang perempuan yang bersuamikan warga negara asing mendatangi saya.

“pak, saya boleh minta tolong ya... jangan tutup dulu. permohonan suami saya masih belum dapat persetujuan dari kantor wilayah,” perempuan berkulit sawo matang itu mengajukan permohonan pada saya.

saya melirik jam dinding. masih sekitar lima belas menit lagi. biasanya memang lima belas menit sebelum pukul dua belas siang, kami akan menutup semua permohonan pembayaran untuk membuat laporan dan penyetoran ke bank.

kebetulan cuy kambuh lagi asam lambungnya dan cece harus menjemput anaknya pulang sekolah, otomatis keputusan memang ada di tangan saya.

“boleh ya, pak?!” perempuaan itu kembali memohon.

“lima belas menit lagi saya tunggu ya, bu. biar nggak ada peraturan yang saya langgar,” saya mengajukan ‘naik banding’ padanya.

perempuan itu tersenyum, “bapak mau menunggu saja, saya sudah berterima kasih.”

saya hanya membalas senyumnya sambil berjalan menuju brankas untuk menghitung penerimaan hari ini.

alhamdulillah, lima menit sebelum pukul dua belas siang permohonan suami perempuan tersebut disetujui oleh kantor wilayah. saya pun segera memprosesnya agar dapat dilanjutkan ke tahap selanjutnya untuk diproses oleh rekan saya, ammar.
 
bersikap fleksibel itu perlu, namun bukan berarti kita harus melanggar peraturan yang ada. selama niat kita baik tanpa ada embel-embel, mudah-mudahan bantuan yang kita berikan dapat bermanfaat bagi orang yang membutuhkan.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer